cinta islam is nomber one: adab
Berita Terbaru :

Latest Post

Showing posts with label adab. Show all posts
Showing posts with label adab. Show all posts

Berbaik Sangkalah

Written By Yahya on Monday, 26 January 2015 | 07:20

�� Berbaik Sangkalah ��

Saudaraku...
(1) Kita tidak bisa membaca hati manusia,
apalagi hanya dari dunia maya.
(2) Belum tentu orang yang menuliskan
rutinitas amalnya adalah riya’. Bisa jadi ia berniat menyemangati kawannya.
(3) Belum tentu orang yang mengabarkan rizqi yang diterimanya adalah berbangga-banggaan dengan harta. Bisa jadi, ia ingin menyiarkan syukur atas karunia-Nya.
(4) Isi hati adalah misteri, maka baik sangka lebih terpuji.
(5) Mereka yang menuliskan pengalamannya di sosial media, belum tentu ingin menjadi selebritis dunia maya. Bisa jadi ada inspirasi
yang hendak dibagikannya.
(6) Mereka yang mengabarkan sedang
mengisi kultum entah di mana, belum tentu ingin dipuji amal dakwahnya. Bisa jadi ia ingin memberi harapan pada rekannya, bahwa di sana dakwah masih menyala.
(7) Isi hati adalah misteri, maka baik sangka lebih terpuji.
(8) Mereka yang menyampaikan secuplik ilmu yang diketahuinya, belum tentu ingin diakui banyak ilmunya. Bisa jadi ia terpanggil untuk
menyampaikan sedikit yang ia punya.
(9) Mereka yang gemar mengkritisi kekeliruan yang dilihatnya, belum tentu merasa dirinya paling benar sedunia. Bisa jadi, itu karena ia
sungguh mencintai saudaranya.
(10) Isi hati adalah misteri, maka baik sangka lebih terpuji.
(11) Mereka yang gemar menuliskan apapun yang dipikirkannya, belum tentu ingin diakui sebagai perenung berwibawa. Bisa jadi, ia
adalah pelupa, dan mudah ingat dengan
membagikannya.
(12) Mereka yang selalu merespon apa yang dilihatnya, belum tentu ingin eksis di dunia maya. Bisa jadi ia memang senang berbagi yang dia punya.
(13) Isi hati adalah misteri, maka baik sangka lebih terpuji.
(14) Tapi baik sangka, tak berarti membiarkan kawan-kawan melakukan sesuatu yang nampak keliru di mata kita.
(15) Baik sangka, harus disertai dengan saling mengingatkan agar tidak tergelincir niatnya,
agar tidak terhapus pahala amalnya.
(16) Isi hati adalah misteri. Namun apa yang nampak keliru di mata kita, di situlah tugas kita untuk meluruskannya.
(17) Baik sangka itu menentramkan. Namun, saling mengingatkan juga merupakan kebutuhan.
(18) Baik sangka itu indah, tapi bukan berarti membiarkan saudara terlihat salah.
(19) Baik sangka, dan nasihat-nasihati adalah kewajiban sesama muslim.
(20) Semoga kita bisa senantiasa belajar
bersama.

Selamat berbaik sangka ��

Bahaya Bergadang Malam Hari

Written By Yahya on Tuesday, 20 January 2015 | 07:00

Tadzkirotu manittaqo

Bahaya Sahirul layali
     
Sahirul layali adalah begadang malam hari dengan aktifitas yg tdk bermanfaat dlm urusan dien wad dunya wal akhiroh sampai larut malam bahkan akhir malam.

Ini adalah kebiasaan buruk yg dilakukan manusia di jaman ini.
Padahal Bukhori dan Muslim dlm Shohihnya meriwayatkan dari Abu Barzah al aslami ra : bahwasanya nabi saw membenci tidur sebelum isya dan ngobrol sesudahnya.

Berkata Hafid Ibnu Hajar : Karena tidur sebelumnya kadang menyebabkan keluarnya waktu sholat secara mutlak atau dari waktu yg diutamakan atau dari qiyamullail.

Adalah Umar bin khotob ra memukul manusia karenanya seraya mengatakan:

اسمرا اول الليل و نوما اخره

Tinggalkan begadang di awal malam dan tidur di akhir malam.

Kerusakam begadang mlm:
1. Ia menyebabkan idhoah (meninggalkan atau mengakhirkan solat fajer sehingga kehilangan pahala dan balasan dan mejerumuskan kp siksa Allah.
QS Maryam 59

Muslim meriwayatkan dlm shohihnya dari Amaroh bin Ruwaibah ra bahwa Nabi saw bersabda: Sekali-kali tdk masuk neraka seseorang yg solat sebelum terbit matahari dan sebelum tenggelam.

2. Ia menyebabkan meninggalkan qiyamul lail karena tidur sedangkan qiyamul lail sifat orang bertaqwa dan kebiasaan orang soleh.

3. Ia menyebabkan terbuangnya waktu dg sia-sia dan tdk ada faedahnya.

4. Ia akan mendatangkan madhorot untuk kesehatan, karena Allah menjadikan waktubmlm untuk istirahat/tidur.

Catatan:
Para ulama membolehkan sahirul layali untuk urusan taat kp Allah, didlmnya ada maslahat syar'iyah seperti qiyamul lail, berdakwah kpd Allah, atau amar makruf dan nahi mungkar, tholabul ilmi syar'i atau menemani tamu  dll.

Bagaimana kalau sahirul layaili untuk urusan nonton tv, main game, internetan dan yg semisalnya?jawabannya: isatafti qolbaka ? Tanyakan pada hatimu sendiri?

اللهم مصرف القلوب صرف قلوبنا علي طاعتك
Ya Allah Dzat yg membolak-balik hati, robahlah hati-hati kami diatas taat kpdMu.
والله اعلم

NILAM BERKILAP

Written By Yahya on Sunday, 18 January 2015 | 20:52

>>  NILAM BERKILAP

:: Meski Getir, Jangan Kau Sangkal..

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

إن أحب الكلام إلى الله أن يقول العبد: سبحانك اللهم وبحمدك وتبارك اسمك وتعالى جدك ولا إله غيرك. وإن أبغض الكلام إلى الله أن يقول الرجل للرجل: اتق الله، فيقول: عليك بنفسك

"Sesungguhnya perkataan yg paling dicintai ALLAH ialah, "Maha Suci ENGKAU Ya ALLAH, dgn memuji-MU dan mengkultusan nama-MU serta mengagungkan kebesaran-MU, sesungguhnya tidak ada sesembahan yg benar kecuali ENGKAU semata.

Dan sesungguhnya perkataan yg paling dibenci oleh ALLAH ialah jawaban seorang ketika dikatakan kpdnya, "Bertakwalah kpd ALLAH". Maka ia katakan, "(Tidak usah ikut campur) urus saja dirimu sendiri."
(HR. Ibnu Mandah dlm at-Tauhid. Shahih)

Faedah :
a. Nasehat kadang terasa getir dihati, pekak ditelinga, namun demikian jgnlah kita sangkal dgn perkataan jelek.

b. Menolak kebenaran yg dtg dari ALLAH dan Rasul-NYA adalah suatu kesombongan.

c. Dzikir yg paling dicintai oleh ALLAH tsb kadang kala dibaca oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sbg bacaan iftitah (pembuka) shalat.

d. Lisan adalah salah satu sebab terbesar seseorang masuk ke dlm Neraka, maka perhatikanlah setiap kalimat yg kita ucapkan.

e. Seorang muslim adalah seorang yg peduli thd keadaan saudaranya, bkn seorg yg egois ingin masuk surga sendiri.

f. Merasa senang saat saudaranya berbuat baik, dan merasa sedih saat saudaranya berbuat jelek, termasuk tanda keimanan.

WAKTU-WAKTU YANG MUSTAJAB UNTUK BERDOA :

Written By M Abdul Qodir Yahya, S. Pd, Gr on Monday, 27 October 2014 | 13:29



  1. Pada bulan suci Ramadhan, terutama malam hari
  2. Pada hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijah) bila sedang berhaji
  3. Ditengan malam hari sampai dengan menjelang subuh
  4. Ketika dalam keadaan susah, lemah atau teraniaya baik secara lahir maupun bathin
  5. Ketika sedang berpuasa (wajib maupun sunnah)

15 TATACARA/ ADAB BERDO'A MENURUT TUNTUNAN HADIS :






  1. Mensucikan batin/menluruskan niat semata-mata hanya kepada Allah SWT.
  2. Menghadap Kiblat
  3. Mengangkat & membuka kedua belah tangan, posisi tangan lebih tinggi dari pada bahu.
  4. Mengarahkan pandangan ke tempat sujud
  5. Sebelum berdo'a membaca Basmalah, kemudian membaca puji-pujian kepada Allah SWT/wirid (tahmid,tasbih,takbir)
  6. Bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW

Hukum : Berdiri Untuk Menyambut Yang Datang

Written By Yahya on Tuesday, 25 March 2014 | 21:13

Oleh
Syaikh Abdul Aziz bin Baz

Pertanyaan.
Syaikh Abdul Aziz bin Baz ditanya : Ketika seseorang masuk, sementara kami sedang duduk di suatu majlis, para hadirin berdiri untuknya, tapi saya tidak ikut berdiri. Haruskah saya ikut berdiri, dan apakah orang-orang itu berdosa ?

Jawaban
Bukan suatu keharusan berdiri untuk orang yang datang, hanya saja ini merupakan kesempurnaan etika, yaitu berdiri untuk menjabatnya (menyalaminya) dan menuntunnya, lebih-lebih bila dilakukan oleh tuan rumah dan orang-orang tertentu. Yang demikian itu termasuk kesempurnaan etika. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berdiri untuk menyambut Fathimah, Fathimah pun demikian untuk menyambut kedatangan beliau [1]. Para sahabat Radhiyallahu ‘anhum juga berdiri untuk menyambut Sa’ad bin Mu’adz atas perintah beliau, yaitu ketika Sa’ad tiba untuk menjadi pemimpin Bani Quraizah.

Teknologi

Powered by Blogger.
 

Copyright © 2014. cinta islam is nomber one - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger