Aku menyadari, aku
memiliki bebrapa kelebihan, tetapi sesungguhnya kekuranganku jauh melebih
kelebihan yang aku punya. Aku bukan perempuan yang cantik jelita seperti ratu
balqis, bukan pula wanita kaya raya seperti ummahatul mu’minin Khadijah.
Walaupun tidak buta, tetapi pemahamanku terhadap Islampun masih perlu
perbaikan.Tak banyak yang istimewa yang aku punya, makanya aku sangat bersyukur
sekali Allah menghadirkan seseorang yang Allah halalkan tidak saja hatinya
tetapi juga fisiknya padaku. Walaupun aku hanyalah perempuan biasa, Allah
memberiku seorang laki-laki yang sholeh, baik, rendah hati dan amat sangat
sayang padaku.
Latest Post
09:30
“Sayang, I love you!”
Hari ini entah sudah untuk yang keberapa kalinya suamiku membisikan kata itu
dengan lembut tidak saja langsung bibirnya menempel di telingaku, tetapi juga
melalui SMS ketika dia sudah di kantor. Biasanya akupun langsung membalasnya, I
love you too, mas. Terima kasih telah menjadi suamiku.”
Agar Dia Selalu Cinta
Written By Yahya on Tuesday, 4 March 2014 | 09:30
03:30
KETEGUHAN ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ
Pada masa awal diutusnya Nabi saw, beliau mendakwahkan agama
Islam dikota Makkah secara sembunyi-sembunyi. Dengan alasan keselamatan, kaum
muslimin pada masa itupun menyembunyikan keislaman mereka. Hingga ketika jumlah
kaum muslimin telah genap tiga puluh delapan orang, Abu Bakar ra mendesak
Rasulullah saw untuk menda'wahkan dienul Islam secara terang-terangan.
Berkatalah Rasulullah saw, "Wahai Abu Bakar, … sesungguhnya jumlah kita
masih sedikit," Akan tetapi Abu Bakar tetap mendesak Rasulullah saw,
sehingga beliau bersedia keluar menuju masjid berikut kaum muslimin.
03:00
I.
Muqodimah
II.
Nasab
Ada yang mengatakan bahwa
nama aslinya adalah Hushain bin salam, lalu nabi n
menamai dirinya dengan nama Abdulloh, dan beliau saksikan dia dengan masuk ke
Jannah. Lihat bukhori dalam bab Al Manaqib.
Abdulloh bin salam
Written By Yahya on Monday, 3 March 2014 | 03:00
I.
Muqodimah
Pada
kali ini kita akan mencoba menguraikan beografi singkat salah satu sahabat
rosululloh saw, yang lain dari yang lain. Adalah seorang lelaki yang mendapat
popularitas dari kaumnya yang sangat banyak. Dan mendapatkan pernyataan baik
sekali dari kaumnya selama beliau masih dalam kesesetannya memeluk agama
Yahudi. Namun ketika beliau sadar, dengan mendapatkan petunjuk dari Allah swt,
loyal, dan popularitas yang banyak menjadi berubah 380 derajat, mereka menjadi
mengejek bahkan memusuhi beliau. Subhaanallah. Mari kita simak kisah beliau
berikut ini.
II.
Nasab
Beliau
adalah Abu yusuf Abdulloh bin salam bin Al harist Al Isroili Al Anshori, Halif
Bani Auf Al Khojroj, dia termasuk keturunan Yusuf bin Ya'kub p.
23:30
Abdullah bin Al-Mubarak
Written By Yahya on Sunday, 2 March 2014 | 23:30
Abdullah bin Al-Mubarak, seorang tabiien yang sangat
terkenal dengan sifat kedermawaannya. Meskipun beliua termasuk orang yang cukup
mampu, namum beliu sangat mengerti bagaimana cara mepergunakan hartanya di
jalan diridhoi oleh-Nya.
Beliau (Ibnul Mubarak) biasa pulang pergi ke Tharasusu dan
biasanya saat di tengah perjalanan bila hari telah menjelang malam, beliau
segera singgah beristirahat di sebuah penginapan. Di penginapan itu, ada
seorang pelayan muda biasa mengurus kebutuhannya. Dan yang lebih menarik
perhatian Ibnul Mubarak adalah bahwa pemuda itu ditengah pekerjaan melayani
dirinya, juga sangat rajin belajar hadits dengannya. Semangat belajarnya sangat
tinggi. Pekerjaanya sebagai pelayan tidak menghalangi untuk terus dan terus
memepelajari hadits.
19:50
Ali bin Abi Thalib Pahlawan yang zuhud
Seusai ditandatanganinya perjanjian Hudaibiyyah di bulan
Dzulqa'dah tahun keenam Hijriyah, Rasulullah saw dan kaum muslimin merasa lega
karena musuh yang paling sengit selama ini memerangi kaum muslimin yaitu
Quraisy telah menawarkan perdamaian dan gencatan senjata selama 10 tahun.
Akan tetapi masih ada satu musuh lagi yang selalu
menunjukkan permusuhannya dan melancarkan berbagai jurus makarnya untuk
menghabisi kaum muslimin atau melemahkan kekuatan Islam. Musuh tersebut adalah
kaum Yahudi yang telah berulang kali melakukan pengkhianatan terhadap
Rasulullah saw dan kaum muslimin. Ketika awal mula Rasulullah saw dan kaum
muslimin berhijrah ke Madinah beliau telah membuat suatu perjanjian dengan kaum
Yahudi yang isinya adalah kesepakatan bersama untuk hidup berdampingan secara
damai di kota
Madinah dan bersama-sama menjaga keamanan kota
tersebut dari setiap serangan yang datang dari luar. Tetapi perjanjian tersebut
mereka langgar berulang kali, bahkan salah satu suku dari mereka yaitu Bani
Nadzir pernah membuat suatu makar jahat yaitu upaya pembunuhan terhadap
Rasulullah saw.





